Tampilkan postingan dengan label abstrak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label abstrak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Januari 2011

Pupuk Nomer Satu

Diposting oleh Fa di 20.30 4 komentar
Kau adalah pupukku kualitas nomer satu. Kau yang mampu membuatku tumbuh sempurna. Kau yang menghadang hama yang siap menerkamku. Tapi itu dulu..

Entah kini kau terkontaminasi zat macam apa, aku pun tak tau. Kini kau telah berubah menjadi hama kualitas nomer satu. Kini kau mampu membunuh beringinku. Kau mampu merontokkan daun-daun beringinku. Beringin yang selalu meneduhiku.

Ingin rasanya aku menumbuhkan lagi beringingku, tapi apa aku bisa? Aku hanya tunas yang sedang berusaha tumbuh, aku bukan pupuk. Aku hanya makhluk yang mencari perlindungan dari beringinku. Tapi kini beringinku tlah mati karenamu. Bisa apa aku kini tanpa beringinku. Bisakah kucampur ramuan cinta untukmu agar kau menjadi pupuk kembali? Tapi semakin lama kau semakin menjadi. Sepertinya tidak mungkin kau menjadi pupuk kembali.

Semoga kau bisa menemukan kawananmu, sesama hama yang sangat hebat, yang mampu membunuhku dan beringinku. Terima kasih telah menjadi pupukku selama ini, aku yang tunas ini tak bisa membalas jasamu, wahai PUPUK KU YANG NOMER SATU.

Jumat, 26 November 2010

Ku Tahu, Ku Kini, Ku Harap

Diposting oleh Fa di 11.20 0 komentar
dan aku tahu kita berbeda
aku pun tahu kau memang seperti itu
dari dulu, sejak kita bertemu
sudah kulihat kita berbeda

tapi mengapa kau begitu angkuhnya
membuat perbedaan kita semakin berbeda
membuat kita semakin tidak sekata
menghacurkan apa yang telah kita bina

memang aku tak seperti yang kau ingin
dan aku sangat jauh dari yang kau ingin
tapi kupikir, bukan seperti ini caramu memperlakukanku
karna yang kutahu perbedaan itu sungguh indah

karna persamaan kita bertemu
karna perbedaan kita bersatu
tapi jangan pula karna pebedaan kita berpisah
sungguh dalam hati ini
aku ingin kita selalu satu
tak ada lagi kubu ini dan itu
lanjutkan duniamu
tapi jangan kau tutup duniamu dariku
karna ku masih ingin terus bersamamu

Kamis, 25 November 2010

aku, dirimu, dan noda itu 2

Diposting oleh Fa di 22.19 0 komentar
bahkan saat kau mati seperti sekarang ini, noda itu masih ada di otakmu
kapan aku bisa ada di otakmu barang sedetik saja??
kau tak pernah pikirkan itu

benarkah kau menungguku layu baru kau mau datang padaku..
atau kau menungguku datang padamu dengan hujan di tangan kanan petir di tangan kiri baru kau mau datang kembali?

sungguh aku ingin saat itu terulang kembali
entah ini pikiran kotorku atau justru sikap kotormu.
aku pun tak tahu

aku, dirimu, dan noda itu 1

Diposting oleh Fa di 20.44 0 komentar
kukira kita bisa bersama di waktu yang sempit ini
kukira kita bisa menghilangkan noda itu sejenak di waktu yang sempit ini

ternyata anganku hanya bagai hujan yang kini tlah reda
hujan yang hanya datang dengan derasnya, dan pergi seiring meresapnya air ke tanah

kau tetap memilih dia, noda yang selalu memisahkan kita
kapan noda itu bisa berubah menjadi emas?
apa setelah kuubah kau menjadi permata?
atau setelah aku yang berubah jadi noda, sehingga tak lagi ada perbedaan?
kuharap semua ini cepat berakhir
tak ada lagi noda, emas, ataupun permata
ku ingin kita menjadi pasir, pasir yang meski terpisah tapi bersatu menjadi satu gundukan pasir yang mampu membangun bangunan sebesar dan sekokoh apapun itu
 

Lika Liku Corat Coret Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea