Jumat, 13 September 2019

Review Rumah Belajar 2

Diposting oleh Fa di 15.06 0 komentar
 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Perkenalkan saya Fauziah Rahmawati peserta VCT batch 5 wilayah  Jateng DIY Kabupaten Purworejo. Pada kesempatan hari ini saya akan mereview bank soal web rumah belajar. Saya akan mereview mata pelajaran matematika materi bentuk pangkat. Saya akan mengambil kuis bentuk pangkat yang dibuat oleh Erlina Susanti. Ketika pertama kali membuka kekurangannya adalah penampilannya kurang menarik karena berupa screenshot dari sebuah soal. Akan saya jawab dengan beberapa jawaban salah dan juga benar. Akan tetapi ada 1 soal yang cukup bagus penampilannya yaitu pada nomor 5. Ini adalah bentuk akhir dari proses pengerjaan bank soal saya. Saya mendapat 3 jawaban salah dan 2 jawaban benar. Kelebihan dari Bank Soal ini soalnya bervariatif kekurangannya pada dan pembahasan yang tidak dituliskan. Sekian review dari saya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

REVIEW RUMAH BELAJAR 1

Diposting oleh Fa di 15.03 0 komentar
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Perkenalkan saya Fauzia Rahmawati peserta  VCT batch 5 wilayah Jateng DIY Kabupaten Purworejo. Pada kesempatan kali ini saya akan mereviw web rumah belajar dari Kemdikbud. Rumah belajar sendiri merupakan web yang dibuat dengan tujuan membantu  guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Materi yang akan saya review adalah bank soal matematika kelas 5 SD. Akan saya ambil mengenai penjumlahan dan pengurangan pecahan berisi 10 soal yang dibuat oleh Firman Pamula.  Pada soal ini akan saya jawab dengan beberapa jawaban benar dan salah. Jika dilihat dari penampilannya soal ini bagus hanya tidak terlihat waktunya dan banyak soal yang sudah dikerjakan. Akan mulai saya kerjakan. Nah ini jawaban yang saya peroleh. Pada akhir tahapan diketahui bahwa saya menjawab benar sebanyak 2 soal dan salah 3 soal. Kelebihan pada bank soal ini selain tampilan yang menarik dan juga terdapat pembahasan jawaban hanya saja pada link referensi tidak terisi dan waktu pengerjaan kurang ditampilkan. Sekian review dari saya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

TUGAS TTS dan STT VCT Batch 5 Wilayah Jateng DIY Kab Purworejo

Diposting oleh Fa di 14.53 0 komentar
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Perkenalkan saya Fauzia Rahmawati peserta  VCT batch 5 wilayah Jateng DIY Kabupaten Purworejo. Pada kesempatan kali ini saya akan mereviw web rumah belajar dari Kemdikbud. Rumah belajar sendiri merupakan web yang dibuat dengan tujuan membantu  guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Materi yang akan saya review adalah bank soal matematika kelas 5 SD. Akan saya ambil mengenai penjumlahan dan pengurangan pecahan berisi 10 soal yang dibuat oleh Firman Pamula.  Pada soal ini akan saya jawab dengan beberapa jawaban benar dan salah. Jika dilihat dari penampilannya soal ini bagus hanya tidak terlihat waktunya dan banyak soal yang sudah dikerjakan. Akan mulai saya kerjakan. Nah ini jawaban yang saya peroleh. Pada akhir tahapan diketahui bahwa saya menjawab benar sebanyak 2 soal dan salah 3 soal. Kelebihan pada bank soal ini selain tampilan yang menarik dan juga terdapat pembahasan jawaban hanya saja pada link referensi tidak terisi dan waktu pengerjaan kurang ditampilkan. Sekian review dari saya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh



 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Perkenalkan saya Fauziah Rahmawati peserta VCT batch 5 wilayah  Jateng DIY Kabupaten Purworejo. Pada kesempatan hari ini saya akan mereview bank soal web rumah belajar. Saya akan mereview mata pelajaran matematika materi bentuk pangkat. Saya akan mengambil kuis bentuk pangkat yang dibuat oleh Erlina Susanti. Ketika pertama kali membuka kekurangannya adalah penampilannya kurang menarik karena berupa screenshot dari sebuah soal. Akan saya jawab dengan beberapa jawaban salah dan juga benar. Akan tetapi ada 1 soal yang cukup bagus penampilannya yaitu pada nomor 5. Ini adalah bentuk akhir dari proses pengerjaan bank soal saya. Saya mendapat 3 jawaban salah dan 2 jawaban benar. Kelebihan dari Bank Soal ini soalnya bervariatif kekurangannya pada dan pembahasan yang tidak dituliskan. Sekian review dari saya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Jumat, 01 November 2013

LOGIKA, PERASAAN, DAN TAKDIR

Diposting oleh Fa di 06.41 0 komentar


Fauzia Rahmawati (13709251062)

Kejadian ini terjadi pada hari Kamis, 3 Oktober 2013 lalu. Kebetulan untuk hari Kamis saya menjalani kuliah hanya sampai pukul 13.00. Sepulang kuliah, saya melihat kamar kos saya, dan ternyata begitu berantakan. Karena saya sudah bosan dengan kondisi kamar saya, saya memutuskan untuk menyuci baju dan menyetrika. Selesai menyetrika, kebetulan waktu itu kurang lebih pukul 15.00. Kegiatan bersih-bersih kamar ini saya lanjutkan dengan menyapu dan menata buku-buku saya. Saya juga menyempatkan untuk menyiapkan barang-barang yang akan saya bawa pulang esok hari. Perlu diketahui bahwa saya selalu pulang ke rumah setiap akhir pecan, dari hari Jum’at sampai Senin. Hal ini dikarenakan waktu itu ibu saya sedang sendirian di rumah, dan saya harus pulang untuk menemani ibu saya. Selesai melakukan semua kegiatan tersebut, saya lalu beristirahat dan bersiap-siap untuk mencari makan malam saya.
Adzan maghrib berkumandang. Saya yang kebetulan waktu itu sedang puasa, kemudian berbuka dan dilanjutkan dengan sholat maghrib. Selesai sholat maghrib saya membaca surat yasin untuk keluarga dan teman-teman saya yang sudah tiada. Saya juga membacakan yasin untuk tante saya yang sedang sakit di Pati, Jawa Tengah. Seusai sholat isya’, saya kemudian menyalakan laptop. Saya berencana untuk membaca elegi dari Prof. Marsigit dan mengomennya. Akan tetapi niat saya itu tertunda karena saya justru tertarik untuk membuka facebook terlebih dahulu. Kurang lebih pukul 20.15, saya mendapatkan telepon dari sebuah nomor asing, akan tetapi saya tahu bahwa nomor tersebut berasal dari daerah Jakarta. Saya yang awalnya urung menerima telepon tersebut tapi menduga yang menelepon adalah kakak saya di Bekasi, maka saya mengangkat telepon tersebut. Di seberang sana ternyata justru kakak ipar saya yang menelepon. Beliau menanyakan saya sedang dimana. Saya jawab saya sedang di kosan. Dan yang membuat saya bingung adalah kakak saya menanyakan apakah saya bisa pulang ke rumah. Tentu saja saya jawab tidak bisa, karena esok harinya saya ada mata kuliah Filsafat ilmu yang tidak mungkin saya tinggalkan. Akhirnya kakak saya mengatakan bahwa saya kuliah saja. Tapi saya curiga, mengapa kakak saya menanyakan hal tersebut. Saya bertanya kepadanya, “Tante ya mas?” Ya, kakak saya menjawab bahwa tante saya meninggal dunia. Beliau ditelepon ibu saya, tapi karena pulsa ibu saya habis, jadi saya belum ditelepon ibu. Lalu masih menurut kakak saya, ibu saya waktu menelepon tidak ada suaranya karena sedang menangis. Telepon akhirnya saya tutup.
Saya menjadi bimbang antara pulang atau tidak. Kalau tidak pulang, ibu saya sendirian di rumah, dan tante yang meninggal tersebut adalah adik ibu saya persis. Akhirnya saya putuskan untuk sekali lagi membaca surat yasin, dan kali ini khusus untuk tante saya. Selesai membaca surat yasin, saya ditelepon ibu dan ibu meminta saya untuk pulang. Saya menjadi mantap untuk pulang dan esoknya tidak berangkat kuliah Filsafat ilmu. Waktu itu pukul 20.30, saya bersiap memakai jaket, sarung tangan, dan masker. Saya berpamitan dengan teman-teman kos saya bahwa saya akan pulang. Takut sebenarnyaa untuk naik motor sendiri di malam hari, tapi itu harus saya lakukan karena memang kondisinya sangat mendadak.
Dalam perjalanan pulang, saya baru menyadari ternyata semua ini memang rencana Alloh yang sangat indah. Saya bosan dengan kondisi kamar saya, lalu saya putuskan untuk menyuci dan menyetrika. Saya juga sekalian menyiapkan barang-barang untuk mudik esok hari, dimana saya harus mudik pada malam itu juga. Hari Jum’at, saya, ibu, dan keluarga dari pihak ayah saya pergi ke Pati untuk menghadiri pemakaman tante saya tersebut.
Dari sepenggal kisah saya tersebut, maka dapat saya simpulkan hubungan dari logika, perasaan, dan takdir. Hari tersebut, karena logika saya mengatakan bahwa saya harus membersihkan kamar dan menata barang untuk mudik, saya menjadi merasa bahwa esok harinya akan menjadi sangat ringan karena saya tidak perlu menata barang untuk mudik lagi. Telepon dari kakak saya yang mengabarkan bahwa tante saya meninggal merupaka sebuah takdir dari Alloh yang tidak dapat saya tolak, dan saya harus pulang ke rumah. Karena saya sudah menyiapkan perbekalan untuk mudik sebelumnya, maka saya tidak repot lagi ketika saya harus pulang malam itu juga. Itulah hubungan antara logika, perasaan, dan takdir yang saya alami.

Jumat, 25 Oktober 2013

Refleksi Kedua Kuliah Filsafat Ilmu - BAHASA ANALOG: Orang Paling Seksi

Diposting oleh Fa di 06.08 0 komentar


Bahasa analog adalah bahasa yang digunakan pada kondisi tertentu sehingga orang lain tidak memahaminya. Tujuan dari bahasa analog adalah untuk mengkomunikasikan hal-hal di dimensi yang berbeda. Bahasa analog ini bukanlah sekedar pengandaian, akan tetapi untuk memahaminya kita memerlukan beberapa tahapan pemikiran dan juga pengalaman. Analogi adalah sebuah konsep bahasa yang bertujuan untuk menjelaskan sesuatu agar lebih mudah dimengerti dengan cara mengambil kesamaan dengan hal yang lain. Sehingga, bahasa analogi adalah sebuah ungkapan dari suatu kasus yang digunakan untuk menjelaskan kasus yang lain yang memiliki suatu kesamaan. Pada bahasa analogi, dua kasus tersebut lebih dilihat pada aspek kesamaannya, sehingga kasus yang akan dijelaskan akan lebih mudah untuk dimengerti. Berfilsafat bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mengkomunikasikan hal-hal pada dimensi tertentu kepada orang lain. Berikut akan diuraikan contoh dari bahasa analog dalam filsafat.
Setiap orang di dunia ini hidup dengan cinta. Cinta ini yang kemudian menimbulkan sebuah rasa untuk mencari kekasih hati kita. Tentunya dengan adanya cinta itu, setiap orang akan memiliki kekasih. Kekasih ini pastilah kita pilih berdasarkan keseksiannya. Keseksian ini bergantung pada pandangan masing-masing orang. Bisa seksi dilihat dari pemikiran, kedewasaan, kebijaksanaan, dan lainnya, sesuai dengan kriteria yang sudah kita tetapkan dalam hati kita. Apabila kita memiliki seorang kekasih, pastilah semua yang diinginkan oleh kekasih kita akan kita penuhi. Tidak peduli, apapun itu yang diinginkan oleh kekasih kita, selama kita mencintainya, kita pasti akan memenuhinya. Oleh karena itu kekasih adalah orang yang sangat berkuasa atas diri kita, selama kita memilihnya sebagai kekasih kita. Itulah yang dimaksudkan dari bahasa analog orang paling seksi, yaitu orang yang paling berkuasa atas diri kita.
Orang paling seksi bisa dicari di lingkup tertentu dalam kehidupan kita. Tentunya orang paling seksi di keluarga kita adalah ayah, karena ayah adalah imam dalam keluarga, yang menentukan kebijakan-kebijakan dalam keluarga. Orang paling seksi dalam sebuah kota adalah wali kotanya, karena ia adalah pemimpin dari kota tersebut. Orang paling seksi di Indonesia tentunya adalah presiden Indonesia, karena presiden Indonesia adalah pemimpin negeri ini. Berhubung saat ini presiden Indonesia adalah Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, oleh karena itu orang paling seksi di Indonesia adalah Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Sedangkan siapa orang paling seksi di dunia? Tentu saja Barrack Obama. Mengapa? Karena dia adalah pemimpin dari Negara adikuasa di dunia ini, Amerika Serikat. Kebijakan-kebijakan yang ia ambil akan mempengaruhi kehidupan manusia di dunia ini.
 

Lika Liku Corat Coret Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea